166+ Ucapan Mengenang 16 Tahun Orang Meninggal

Paulo Cirinda, dibujur di dalam peti tersingkap di suatu kamar. Cucu-cucunya keheranan dan tidak jarang kali menanyakan mengapa kakek mereka tidak jarang kali tertidur.

Ucapan 16 Hari Orang Meninggal Kotak Nasi With 16x16 Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan 16 Hari Orang Meninggal Kotak Nasi With 16×16 Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Sebagian besar dari anda tidak suka memikirkan atau merundingkan tentang kematian, tetapi di Toraja, Sulawesi Selatan, kematian menjadi unsur yang selalu dirundingkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ruang tamu berdinding kayu, tanpa kursi, meja, dan melulu dihiasi gambar-gambar yang tergantung di dinding, terlihat dipenuhi sejumlah orang yang tengah mengobrol. Aroma kopi menyeruak di lokasi itu.

“Bagaimana kabar ayahmu?” tanya salah seorang tamu untuk tuan rumah, dan tiba-tiba keadaan berubah.

Semua orang melirik ke suatu kamar yang terletak di sudut ruangan. Di sana terdapat seorang lelaki tua berbaring di lokasi tidur berwarna-warni.

“Ia masih sakit,” jawab putrinya, Mamak Lisa, dengan tenang.

Sambil tersenyum, Mamak Lisa beranjak dari lokasi duduknya, lalu berlangsung ke lokasi tidur ayahnya. Dengan lembut ia menggoyangkan tangan ayahnya. “Pak, terdapat tamu sini hendak melihatmu. Saya harap kehadiran mereka tidak membuatmu marah atau tidak nyaman,” katanya.

Lalu ia menyuruh saya untuk menginjak kamar dan bertemu Paulo Cirinda.

Mata saya tertuju pada seseorang yang tergeletak di lokasi tidur. Paulo Cirinda, benar-benar tidak bergerak, bahkan tidak berkedip–meski saya hanya dapat samar-samar menyaksikan matanya lewat kacamata yang telah berdebu.

Kulitnya terlihat kasar dan berwarna abu-abu, diisi lubang-lubang laksana bekas digerogoti serangga. Sebagian tubuhnya ditutupi oleh kain.

Saya menatapnya lama sekali. Namun, lamunan saya buyar tatkala sejumlah cucunya datang berlarian, menginjak kamar dan bermain-main.

“Mengapa kakek tidak jarang kali tidur?” tanya salah satunya sembari tertawa nakal. “Kakek, bangun dan ayo kita pergi makan!” kata cucunya yang lain separuh berteriak.

“Sstt….Sudah tidak boleh ganggu kakek, ia sedang tidur,” bentak Mamak Lisa. “Kalian bakal membuatnya marah.”

Dan, inilah urusan yang mengejutkan saya. Pria ini, Paolo Cirinda, telah meninggal lebih dari 12 tahun yang lalu. Namun keluarganya memperlakukan seakan ia masih hidup.

Bagi orang-orang di luar Toraja, menyimpan dan menunjukkan jasad seseorang di dalam lokasi tinggal terasa lumayan aneh. Namun, ini adalah tradisi yang dipegang teguh oleh lebih dari satu juta orang di Toraja sekitar berabad-abad.

Di sini, keyakinan animisme mengaburkan batas antara dunia dan akhirat, menciptakan orang-orang yang telah meninggal tetap dapat berjumpa dengan orang-orang yang masih hidup di dunia.

Masyarakat Toraja mempunyai tradisi menyimpan mayat di goa-goa, tebing, dan batang pohon raksasa ini.

Begitu seseorang meninggal dunia, jasadnya tidak langsung dimakamkan, namun disemayamkan terlebih dahulu sekitar berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Sementara itu, pihak keluarga mengawal dan mengasuh jenazah.

Kata Kata 16 Hari Meninggal Ibu Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Kata Kata 16 Hari Meninggal Ibu Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Mereka diperlakukan layaknya orang yang tengah sakit. Keluarga bakal membawakan makanan, minuman dan cerutu dua kali sehari.

Mereka dimandikan dan dipakaikan baju secara teratur. Keluarga bahkan meluangkan sebuah mangkuk yang dipakai sebagai “toilet” guna almarhum di sudut ruangan.

Mendiang tidak pernah ditinggalkan sendirian dan lampu selalu dikobarkan saat hari berganti gelap. Keluarga khawatir andai mereka tidak mengurus jenazah dengan baik, maka mereka bakal ditimpa kesulitan.

Berdasarkan keterangan dari tradisi, jasad-jasad tersebut diawetkan dengan daun-daun eksklusif dan rempah-rempah yang digosokkan ke sekujur jenazah. Namun, ketika zaman semakin modern, family menyuntikkan formalin ke jenazah. Imbasnya, wewangian bahan kimia terhirup kuat di ruangan.

Sambil mengelus tulang pipi ayahnya yang kasar, Mamak Lisa menuliskan ia masih menikmati hubungan emosional yang powerful dengan mendiang.

“Meskipun kita seluruh beragama Kristen,” jelasnya sambil menempatkan tangan di dadanya, “kerabat tidak jarang mengunjunginya atau menghubungi lewat telepon guna menanyakan bagaimana kabar ayah, sebab kami percaya bahwa ia masih ada di dekat kami dan dapat mendengar kami.”

Selama saya di sana, saya tidak menyaksikan tanda-tanda ketakutan terhadap orang yang telah meninggal dunia.

Ayah saya sendiri meninggal sejumlah tahun yang lalu, dan ia langsung dikebumikan sebelum saya mengetahui sepenuhnya apa yang sudah terjadi. Saya masih belum dapat mengatasi kesedihan saya.

Mamak Lisa mengasuh jenazah ayahnya yang telah meninggal 12 tahun yang lalu.

Yang mengejutkan saya, Lisa menuliskan bahwa eksistensi sang ayah di lokasi tinggal membantunya guna berduka. Lisa menyatakan semakin punya waktu guna menyesuaikan diri secara perlahan dengan kedudukan baru ayahnya sebagai mendiang.

Selama hidup, masyarakat Toraja bekerja keras untuk mengoleksi kekayaan. Namun harta yang didapatkan bukan guna hidup mewah. Sejatinya mereka menyimpan uang untuk kebutuhan kematian mereka kelak.

Cirinda bakal berbaring di rumahnya hingga keluarganya siap menyampaikan selamat bermukim baik secara emosional dan finansial. Jasad Cirinda nantinya bakal diberangkatkan dalam suatu upacara pemakaman yang mewah di desanya.

Dalam keyakinan masyarakat Toraja, pemakaman adalah peristiwa saat jiwa seseorang kesudahannya meninggalkan dunia ini dan mengawali perjalanan panjang dan susah ke Pooya, etape akhir dari akhirat, di mana jiwa bakal bereinkarnasi.

Kerbau dipercayai menjadi pembawa jiwa ke alam baka dan tersebut sebabnya family mengorbankan fauna itu sejumlah yang mereka bisa, untuk mempermudah perjalanan almarhum ke alam baka.

Masyarakat Toraja menguras sebagian besar hidup mereka menabung supaya bisa menghelat ritual ini.

Setelah tabungan semua keluarga tersebut cukup, mereka mengundang seluruh teman-teman dan kerabat dari semua dunia. Semakin kaya almarhum semasa hidupnya, maka upacara yang diselenggarakan pun lebih megah dan rumit.

Saya menghadiri prosesi pemakaman seorang pria mempunyai nama Dengen, yang meninggal lebih dari satu tahun lalu. Dengen ialah orang kaya dan berkuasa. Dalam pemakamannya yang dilangsungkan selama empat hari, sejumlah 24 kerbau dan ratusan babi dikorbankan guna menghormatinya.

Ucapan Mengenang Hari Meninggal Kumpulan Kata Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Mengenang Hari Meninggal Kumpulan Kata Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Kemudian, daging-daging itu diberikan kepada semua tamu selagi mereka merayakan kehidupan Dengen dan reinkarnasinya yang bakal datang. Putranya mengatakan untuk saya bahwa pemakaman ayahnya menelan ongkos lebih dari Rp664 juta – atau lebih dari 10 kali rata-rata penghasilan tahunan masyarakat setempat.

Saya langsung mencocokkan pemakaman yang mewah, ramai -diisi dengan tarian, musik, dan pasti saja darah- dengan pemakaman ayah saya. Saat ayah saya dimakamkan, kami melulu mengadakan upacara kecil yang dihadiri family dekat, di suatu tempat yang kecil, gelap dan tenang.

Saya paling sedih dan ada kenangan kelam di dalamnya, bertolak belakang dengan pemakaman Dengen yang mewah.

Setelah pemakaman selesai, waktunya untuk mengirimkan jenazah.

Peti-peti jenazah ditempatkan di dalam gua-gua. Teman atau family membawakan “kebutuhan” seperti cerutu dan uang guna kerabat mereka yang telah meninggal.

Orang-orang Toraja yang telah meninggal jarang dikuburkan dalam tanah. Sebaliknya, mereka dikebumikan di makam family atau ditaruh di dalam atau di luar gua-gua, sebab wilayah mereka dikelilingi pegunungan.

Gua-gua ini adalah tempat yang tampaknya menghubungkan akhirat dengan dunia orang hidup.

Panjangnya mencapai sejumlah kilometer dan mengandung peti mati yang tak terhitung banyaknya, bahkan tengkorak dan tulang. Teman-teman beserta keluarga membawa “kebutuhan” guna kerabat mereka yang telah meninggal dunia, seperti duit dan rokok.

Tradisi suku Toraja lainnya ialah tau tau, patung yang adalah representasi status sosial almarhum semasa hidupnya. Patung-patung kayu ini mengenakan pakaian, perhiasan dan bahkan rambut almarhum.

Harga rata-rata dari penciptaan patung-patung ini ialah sekitar Rp13 juta.

Tau tau ialah boneka yang tercipta dari kayu. Mereka diciptakan menurut status sosial almarhum semasa hidupnya.

Namun kematian bukan berarti perpisahan. Hubungan antara orang-orang yang telah meninggal dan yang masih hidup dilangsungkan terus melewati sebuah ritual yang disebut ma’nene, atau “penyucian jenazah”.

Setiap sejumlah tahun, keluarga memungut peti mati kerabat mereka yang telah lama meninggal dari kuburan kemudian membukanya. Pda ketika itulah mereka berkumpul pulang dengan orang yang telah meninggal.

Dalam upacara ma’neneini, teman-teman serta family menawarkan makanan dan rokok untuk orang yang telah meninggal dan membersihkannya dengan kasih sayang. Kemudian mereka bakal berpose dengan almarhum untuk potret keluarga baru.

Profesor sosiologi dari Toraja, Andy Tandi Lolo, mencerminkan tradisi tersebut sebagai teknik mempertahankan “interaksi sosial antara mereka yang masih hidup dan orang-orang yang telah meninggal”.

Sepulang dari gereja pada sebuah Minggu, saya bersama-sama orang-orang dari suatu desa di Toraja berlangsung ke suatu bangunan kecil tanpa jendela, berbentuk persegi dengan ubin berwarna kuning.

Ini ialah makam keluarga. Suasana terasa surealis ketika terdengar nyanyian yang berbaur dengan suara wanita menangis.

Ucapan Mengenang 16 Tahun Meninggal Kata Mutiara Bijak 16 Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Mengenang 16 Tahun Meninggal Kata Mutiara Bijak 16 Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Semua orang di sini tengah mengerjakan ritual ma’nene guna Maria Solo, yang meninggal tiga tahun yang lalu. Mereka mengatakan bila masih hidup umur Maria kini 93 tahun. Dia ditempatkan di makam family ini satu tahun yang lalu. Sekarang saatnya untuk dia guna dibangkitkan.

Lalu semua pria membawa terbit peti mati silinder berwarna merah dihiasi pola geometris berwarna emas dan perak. Keluarga dekatnya membawa persembahan guna Maria berupa daun tumbuhan koka, rokok, kacang pahit dan telinga kerbau yang baru dipotong.

Tapi terdapat satu lagi ritual yang perlu dilaksanakan sebelum mereka membuka peti mati, yakni menyembelih kerbau.

Mereka kesudahannya membuka peti mati dan sekali lagi, tercium wewangian kuat formalin. Lalu tampaklah jenazah seorang nenek di dalamnya. Rambut putihnya diikat apik ke belakang sampai-sampai wajah tirusnya terlihat.

Mulut, matanya yang separuh terbuka, serta kulitnya yang berwarna abu-abu membuatnya terlihat lebih laksana patung ketimbang orang yang telah meninggal.

Jasad Maria Solo lebih tampak laksana patung kayu ketimbang orang yang telah meninggal.

Bagaimana perasaan anak-anak mereka, menyaksikan ibu mereka laksana ini?

Anak sulungnya, seorang pengusaha yang sekarang tinggal di Jakarta, tampaknya paling tenang. Ia menuliskan pada saya bahwa urusan tersebut tidak mengganggunya sama sekali dan malah mengingatkan alangkah sang ibu sabar dan menyayangi dirinya.

Sama halnya dengan family Cirinda, kerabat Maria Solo masih memandang ibu mereka belum meninggal.

Setelah jasadnya diperlihatkan, firasat kesedihan dan ketegangan juga hilang. Bahkan saya pun telah tidak gugup lagi. Estersobon, sang menantu, menuliskan pada saya bahwa ritual ma’nene meringankan beban kesedihan dan menolong menghidupkan pulang kenangan-kenangan bakal mertuanya.

Tradisi mengarak jasad di desa-desa lambat laun menghilang sesudah masyarakat Toraja mulai mendekap agama Kristen.

Saya menuliskan pada Estersobon bahwa saya hendak mengenang almarhum ayah saya saat ia masih hidup. Saya bakal khawatir andai melihatnya dalam situasi meninggal, pandangan saya mengenai dia bakal berubah.

Tapi Estersobon menegaskan bahwa memori anggota family terhadap sosok mendiang tidak berubah setelah menyaksikan mereka dalam situasi meninggal dunia.

Setelah puas menguras waktu dan mengambil sejumlah foto dengan Maria, kini saatnya untuk membalut mendiang dengan kain putih sebagai simbol bahwa ia sudah berganti pakaian.

Di tidak sedikit desa, mereka mengubah pakaian mendiang dengan yang baru dan bahkan menyuruh jenazahnya guna berjalan-jalan berkeliling desa. Tapi praktik ini lambat laun menghilang, sesudah 80% masyarakat Toraja beralih keyakinan dari animisme, Aluk To dolo, menjadi Kristen. Perlahan, tradisi lama mereka tinggalkan.

Namun, pemeluk agama Kristen dan Aluk To dolo tidak jarang kali hidup bersebelahan di distrik ini. Andy Tandi Lolo menuliskan bahwa saat misionaris Belanda lebih dulu tiba tidak cukup dari seabad yang lalu, mereka mengupayakan untuk tidak mengizinkan animisme.

Tapi walau mereka hendak masyarakat Toraja menerima agama baru yang mereka bawa, pada tahun 1950 mereka tetap mengizinkan orang-orang Toraja melanjutkan ritual mereka.

Kartu Tahlilan Mengenang 16 Hari / 16 Hari Keluarga Terkasih CUSTOM Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Kartu Tahlilan Mengenang 16 Hari / 16 Hari Keluarga Terkasih CUSTOM Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Tradisi ini barangkali tampak mengherankan bagi mayoritas orang yang hidup di belahan dunia lain. Tapi barangkali prinsip-prinsip mereka tidak begitu bertolak belakang dengan kebiasaan lainnya.

Mengingat pulang orang-orang yang telah meninggal dunia adalah sesuatu yang hendak kita kerjakan dan masyarakat Toraja melulu melakukannya dengan teknik berbeda.

166+ Ucapan Mengenang 16 Tahun Orang Meninggal – ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal
| Delightful to be able to our blog, within this occasion We’ll explain to you with regards to keyword. Now, this is the very first picture:

Ucapan Mengenang Hari Meninggal Kumpulan Kata Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Mengenang Hari Meninggal Kumpulan Kata Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

How about image above? will be that wonderful???. if you feel consequently, I’l l show you a few picture once again below:

So, if you’d like to get all of these wonderful images related to (166+ Ucapan Mengenang 16 Tahun Orang Meninggal), click on save link to store the pics in your laptop. There’re prepared for transfer, if you’d prefer and want to take it, simply click save badge in the page, and it’ll be instantly downloaded in your home computer.} As a final point if you like to obtain unique and latest photo related with (166+ Ucapan Mengenang 16 Tahun Orang Meninggal), please follow us on google plus or bookmark this page, we try our best to provide regular up-date with all new and fresh shots. We do hope you enjoy keeping here. For many up-dates and latest information about (166+ Ucapan Mengenang 16 Tahun Orang Meninggal) pics, please kindly follow us on twitter, path, Instagram and google plus, or you mark this page on book mark section, We attempt to provide you with up grade periodically with all new and fresh shots, love your browsing, and find the right for you.

Thanks for visiting our site, articleabove (166+ Ucapan Mengenang 16 Tahun Orang Meninggal) published .  Nowadays we’re delighted to announce that we have found an awfullyinteresting nicheto be discussed, that is (166+ Ucapan Mengenang 16 Tahun Orang Meninggal) Most people searching for details about(166+ Ucapan Mengenang 16 Tahun Orang Meninggal) and definitely one of them is you, is not it?

Paulo Cirinda, dibujur di dalam peti tersingkap di suatu kamar. Cucu-cucunya keheranan dan tidak jarang kali menanyakan mengapa kakek mereka tidak jarang kali tertidur.

Ucapan 16 Hari Orang Meninggal Kotak Nasi With 16x16 Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan 16 Hari Orang Meninggal Kotak Nasi With 16×16 Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Sebagian besar dari anda tidak suka memikirkan atau merundingkan tentang kematian, tetapi di Toraja, Sulawesi Selatan, kematian menjadi unsur yang selalu dirundingkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ruang tamu berdinding kayu, tanpa kursi, meja, dan melulu dihiasi gambar-gambar yang tergantung di dinding, terlihat dipenuhi sejumlah orang yang tengah mengobrol. Aroma kopi menyeruak di lokasi itu.

“Bagaimana kabar ayahmu?” tanya salah seorang tamu untuk tuan rumah, dan tiba-tiba keadaan berubah.

Semua orang melirik ke suatu kamar yang terletak di sudut ruangan. Di sana terdapat seorang lelaki tua berbaring di lokasi tidur berwarna-warni.

“Ia masih sakit,” jawab putrinya, Mamak Lisa, dengan tenang.

Sambil tersenyum, Mamak Lisa beranjak dari lokasi duduknya, lalu berlangsung ke lokasi tidur ayahnya. Dengan lembut ia menggoyangkan tangan ayahnya. “Pak, terdapat tamu sini hendak melihatmu. Saya harap kehadiran mereka tidak membuatmu marah atau tidak nyaman,” katanya.

Lalu ia menyuruh saya untuk menginjak kamar dan bertemu Paulo Cirinda.

Mata saya tertuju pada seseorang yang tergeletak di lokasi tidur. Paulo Cirinda, benar-benar tidak bergerak, bahkan tidak berkedip–meski saya hanya dapat samar-samar menyaksikan matanya lewat kacamata yang telah berdebu.

Kulitnya terlihat kasar dan berwarna abu-abu, diisi lubang-lubang laksana bekas digerogoti serangga. Sebagian tubuhnya ditutupi oleh kain.

Saya menatapnya lama sekali. Namun, lamunan saya buyar tatkala sejumlah cucunya datang berlarian, menginjak kamar dan bermain-main.

“Mengapa kakek tidak jarang kali tidur?” tanya salah satunya sembari tertawa nakal. “Kakek, bangun dan ayo kita pergi makan!” kata cucunya yang lain separuh berteriak.

“Sstt….Sudah tidak boleh ganggu kakek, ia sedang tidur,” bentak Mamak Lisa. “Kalian bakal membuatnya marah.”

Dan, inilah urusan yang mengejutkan saya. Pria ini, Paolo Cirinda, telah meninggal lebih dari 12 tahun yang lalu. Namun keluarganya memperlakukan seakan ia masih hidup.

Bagi orang-orang di luar Toraja, menyimpan dan menunjukkan jasad seseorang di dalam lokasi tinggal terasa lumayan aneh. Namun, ini adalah tradisi yang dipegang teguh oleh lebih dari satu juta orang di Toraja sekitar berabad-abad.

Di sini, keyakinan animisme mengaburkan batas antara dunia dan akhirat, menciptakan orang-orang yang telah meninggal tetap dapat berjumpa dengan orang-orang yang masih hidup di dunia.

Masyarakat Toraja mempunyai tradisi menyimpan mayat di goa-goa, tebing, dan batang pohon raksasa ini.

Begitu seseorang meninggal dunia, jasadnya tidak langsung dimakamkan, namun disemayamkan terlebih dahulu sekitar berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Sementara itu, pihak keluarga mengawal dan mengasuh jenazah.

Sticker Label Syukuran 16 Hari Meninggal Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Sticker Label Syukuran 16 Hari Meninggal Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Mereka diperlakukan layaknya orang yang tengah sakit. Keluarga bakal membawakan makanan, minuman dan cerutu dua kali sehari.

Mereka dimandikan dan dipakaikan baju secara teratur. Keluarga bahkan meluangkan sebuah mangkuk yang dipakai sebagai “toilet” guna almarhum di sudut ruangan.

Mendiang tidak pernah ditinggalkan sendirian dan lampu selalu dikobarkan saat hari berganti gelap. Keluarga khawatir andai mereka tidak mengurus jenazah dengan baik, maka mereka bakal ditimpa kesulitan.

Berdasarkan keterangan dari tradisi, jasad-jasad tersebut diawetkan dengan daun-daun eksklusif dan rempah-rempah yang digosokkan ke sekujur jenazah. Namun, ketika zaman semakin modern, family menyuntikkan formalin ke jenazah. Imbasnya, wewangian bahan kimia terhirup kuat di ruangan.

Sambil mengelus tulang pipi ayahnya yang kasar, Mamak Lisa menuliskan ia masih menikmati hubungan emosional yang powerful dengan mendiang.

“Meskipun kita seluruh beragama Kristen,” jelasnya sambil menempatkan tangan di dadanya, “kerabat tidak jarang mengunjunginya atau menghubungi lewat telepon guna menanyakan bagaimana kabar ayah, sebab kami percaya bahwa ia masih ada di dekat kami dan dapat mendengar kami.”

Selama saya di sana, saya tidak menyaksikan tanda-tanda ketakutan terhadap orang yang telah meninggal dunia.

Ayah saya sendiri meninggal sejumlah tahun yang lalu, dan ia langsung dikebumikan sebelum saya mengetahui sepenuhnya apa yang sudah terjadi. Saya masih belum dapat mengatasi kesedihan saya.

Mamak Lisa mengasuh jenazah ayahnya yang telah meninggal 12 tahun yang lalu.

Yang mengejutkan saya, Lisa menuliskan bahwa eksistensi sang ayah di lokasi tinggal membantunya guna berduka. Lisa menyatakan semakin punya waktu guna menyesuaikan diri secara perlahan dengan kedudukan baru ayahnya sebagai mendiang.

Selama hidup, masyarakat Toraja bekerja keras untuk mengoleksi kekayaan. Namun harta yang didapatkan bukan guna hidup mewah. Sejatinya mereka menyimpan uang untuk kebutuhan kematian mereka kelak.

Cirinda bakal berbaring di rumahnya hingga keluarganya siap menyampaikan selamat bermukim baik secara emosional dan finansial. Jasad Cirinda nantinya bakal diberangkatkan dalam suatu upacara pemakaman yang mewah di desanya.

Dalam keyakinan masyarakat Toraja, pemakaman adalah peristiwa saat jiwa seseorang kesudahannya meninggalkan dunia ini dan mengawali perjalanan panjang dan susah ke Pooya, etape akhir dari akhirat, di mana jiwa bakal bereinkarnasi.

Kerbau dipercayai menjadi pembawa jiwa ke alam baka dan tersebut sebabnya family mengorbankan fauna itu sejumlah yang mereka bisa, untuk mempermudah perjalanan almarhum ke alam baka.

Masyarakat Toraja menguras sebagian besar hidup mereka menabung supaya bisa menghelat ritual ini.

Setelah tabungan semua keluarga tersebut cukup, mereka mengundang seluruh teman-teman dan kerabat dari semua dunia. Semakin kaya almarhum semasa hidupnya, maka upacara yang diselenggarakan pun lebih megah dan rumit.

Saya menghadiri prosesi pemakaman seorang pria mempunyai nama Dengen, yang meninggal lebih dari satu tahun lalu. Dengen ialah orang kaya dan berkuasa. Dalam pemakamannya yang dilangsungkan selama empat hari, sejumlah 24 kerbau dan ratusan babi dikorbankan guna menghormatinya.

Ucapan Peringatan 16 Tahun Meninggal Wallpaper On Ucapan Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Peringatan 16 Tahun Meninggal Wallpaper On Ucapan Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Kemudian, daging-daging itu diberikan kepada semua tamu selagi mereka merayakan kehidupan Dengen dan reinkarnasinya yang bakal datang. Putranya mengatakan untuk saya bahwa pemakaman ayahnya menelan ongkos lebih dari Rp664 juta – atau lebih dari 10 kali rata-rata penghasilan tahunan masyarakat setempat.

Saya langsung mencocokkan pemakaman yang mewah, ramai -diisi dengan tarian, musik, dan pasti saja darah- dengan pemakaman ayah saya. Saat ayah saya dimakamkan, kami melulu mengadakan upacara kecil yang dihadiri family dekat, di suatu tempat yang kecil, gelap dan tenang.

Saya paling sedih dan ada kenangan kelam di dalamnya, bertolak belakang dengan pemakaman Dengen yang mewah.

Setelah pemakaman selesai, waktunya untuk mengirimkan jenazah.

Peti-peti jenazah ditempatkan di dalam gua-gua. Teman atau family membawakan “kebutuhan” seperti cerutu dan uang guna kerabat mereka yang telah meninggal.

Orang-orang Toraja yang telah meninggal jarang dikuburkan dalam tanah. Sebaliknya, mereka dikebumikan di makam family atau ditaruh di dalam atau di luar gua-gua, sebab wilayah mereka dikelilingi pegunungan.

Gua-gua ini adalah tempat yang tampaknya menghubungkan akhirat dengan dunia orang hidup.

Panjangnya mencapai sejumlah kilometer dan mengandung peti mati yang tak terhitung banyaknya, bahkan tengkorak dan tulang. Teman-teman beserta keluarga membawa “kebutuhan” guna kerabat mereka yang telah meninggal dunia, seperti duit dan rokok.

Tradisi suku Toraja lainnya ialah tau tau, patung yang adalah representasi status sosial almarhum semasa hidupnya. Patung-patung kayu ini mengenakan pakaian, perhiasan dan bahkan rambut almarhum.

Harga rata-rata dari penciptaan patung-patung ini ialah sekitar Rp13 juta.

Tau tau ialah boneka yang tercipta dari kayu. Mereka diciptakan menurut status sosial almarhum semasa hidupnya.

Namun kematian bukan berarti perpisahan. Hubungan antara orang-orang yang telah meninggal dan yang masih hidup dilangsungkan terus melewati sebuah ritual yang disebut ma’nene, atau “penyucian jenazah”.

Setiap sejumlah tahun, keluarga memungut peti mati kerabat mereka yang telah lama meninggal dari kuburan kemudian membukanya. Pda ketika itulah mereka berkumpul pulang dengan orang yang telah meninggal.

Dalam upacara ma’neneini, teman-teman serta family menawarkan makanan dan rokok untuk orang yang telah meninggal dan membersihkannya dengan kasih sayang. Kemudian mereka bakal berpose dengan almarhum untuk potret keluarga baru.

Profesor sosiologi dari Toraja, Andy Tandi Lolo, mencerminkan tradisi tersebut sebagai teknik mempertahankan “interaksi sosial antara mereka yang masih hidup dan orang-orang yang telah meninggal”.

Sepulang dari gereja pada sebuah Minggu, saya bersama-sama orang-orang dari suatu desa di Toraja berlangsung ke suatu bangunan kecil tanpa jendela, berbentuk persegi dengan ubin berwarna kuning.

Ini ialah makam keluarga. Suasana terasa surealis ketika terdengar nyanyian yang berbaur dengan suara wanita menangis.

Ucapan Mengenang 16 Hari Orang Meninggal Bagikan Contoh Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Mengenang 16 Hari Orang Meninggal Bagikan Contoh Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Semua orang di sini tengah mengerjakan ritual ma’nene guna Maria Solo, yang meninggal tiga tahun yang lalu. Mereka mengatakan bila masih hidup umur Maria kini 93 tahun. Dia ditempatkan di makam family ini satu tahun yang lalu. Sekarang saatnya untuk dia guna dibangkitkan.

Lalu semua pria membawa terbit peti mati silinder berwarna merah dihiasi pola geometris berwarna emas dan perak. Keluarga dekatnya membawa persembahan guna Maria berupa daun tumbuhan koka, rokok, kacang pahit dan telinga kerbau yang baru dipotong.

Tapi terdapat satu lagi ritual yang perlu dilaksanakan sebelum mereka membuka peti mati, yakni menyembelih kerbau.

Mereka kesudahannya membuka peti mati dan sekali lagi, tercium wewangian kuat formalin. Lalu tampaklah jenazah seorang nenek di dalamnya. Rambut putihnya diikat apik ke belakang sampai-sampai wajah tirusnya terlihat.

Mulut, matanya yang separuh terbuka, serta kulitnya yang berwarna abu-abu membuatnya terlihat lebih laksana patung ketimbang orang yang telah meninggal.

Jasad Maria Solo lebih tampak laksana patung kayu ketimbang orang yang telah meninggal.

Bagaimana perasaan anak-anak mereka, menyaksikan ibu mereka laksana ini?

Anak sulungnya, seorang pengusaha yang sekarang tinggal di Jakarta, tampaknya paling tenang. Ia menuliskan pada saya bahwa urusan tersebut tidak mengganggunya sama sekali dan malah mengingatkan alangkah sang ibu sabar dan menyayangi dirinya.

Sama halnya dengan family Cirinda, kerabat Maria Solo masih memandang ibu mereka belum meninggal.

Setelah jasadnya diperlihatkan, firasat kesedihan dan ketegangan juga hilang. Bahkan saya pun telah tidak gugup lagi. Estersobon, sang menantu, menuliskan pada saya bahwa ritual ma’nene meringankan beban kesedihan dan menolong menghidupkan pulang kenangan-kenangan bakal mertuanya.

Tradisi mengarak jasad di desa-desa lambat laun menghilang sesudah masyarakat Toraja mulai mendekap agama Kristen.

Saya menuliskan pada Estersobon bahwa saya hendak mengenang almarhum ayah saya saat ia masih hidup. Saya bakal khawatir andai melihatnya dalam situasi meninggal, pandangan saya mengenai dia bakal berubah.

Tapi Estersobon menegaskan bahwa memori anggota family terhadap sosok mendiang tidak berubah setelah menyaksikan mereka dalam situasi meninggal dunia.

Setelah puas menguras waktu dan mengambil sejumlah foto dengan Maria, kini saatnya untuk membalut mendiang dengan kain putih sebagai simbol bahwa ia sudah berganti pakaian.

Di tidak sedikit desa, mereka mengubah pakaian mendiang dengan yang baru dan bahkan menyuruh jenazahnya guna berjalan-jalan berkeliling desa. Tapi praktik ini lambat laun menghilang, sesudah 80% masyarakat Toraja beralih keyakinan dari animisme, Aluk To dolo, menjadi Kristen. Perlahan, tradisi lama mereka tinggalkan.

Namun, pemeluk agama Kristen dan Aluk To dolo tidak jarang kali hidup bersebelahan di distrik ini. Andy Tandi Lolo menuliskan bahwa saat misionaris Belanda lebih dulu tiba tidak cukup dari seabad yang lalu, mereka mengupayakan untuk tidak mengizinkan animisme.

Tapi walau mereka hendak masyarakat Toraja menerima agama baru yang mereka bawa, pada tahun 1950 mereka tetap mengizinkan orang-orang Toraja melanjutkan ritual mereka.

Ucapan Mengenang 16 Hari Orang Meninggal Kristen Bagikan Contoh Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Mengenang 16 Hari Orang Meninggal Kristen Bagikan Contoh Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Tradisi ini barangkali tampak mengherankan bagi mayoritas orang yang hidup di belahan dunia lain. Tapi barangkali prinsip-prinsip mereka tidak begitu bertolak belakang dengan kebiasaan lainnya.

Mengingat pulang orang-orang yang telah meninggal dunia adalah sesuatu yang hendak kita kerjakan dan masyarakat Toraja melulu melakukannya dengan teknik berbeda.

Ucapan 16 Hari Orang Meninggal Kotak Nasi Soto Mbah Slamet Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan 16 Hari Orang Meninggal Kotak Nasi Soto Mbah Slamet Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal
166 Contoh Ucapan Mengenang 16 Tahun Wafatnya Kata Bijak Kreatif Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
166 Contoh Ucapan Mengenang 16 Tahun Wafatnya Kata Bijak Kreatif Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal
Ucapan Mengenang 16 Tahun Wafatnya Ucapan Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Mengenang 16 Tahun Wafatnya Ucapan Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal
Ucapan Mengenang 16 Tahun Meninggal With 16x16 Resolution Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Mengenang 16 Tahun Meninggal With 16×16 Resolution Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal
Ucapan Mengenang 16 Tahun Meninggal With 16x16 Resolution Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal
Ucapan Mengenang 16 Tahun Meninggal With 16×16 Resolution Ucapan Mengenang 1 Tahun Orang Meninggal | ucapan mengenang 1 tahun orang meninggal

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

mersin escort - boşanma avukatı